10 Fakta menarik tentang mimpi

Posted by ALFIAN REIKA M On Rabu, 19 September 2012 0 komentar
Berikut ulasan tentang 10 fakta menarik tentang mimpi.
oke mas bro berikut ulasannya: 

1. Tubuh Anda lumpuh saat tidur
Percaya atau tidak, tubuh Anda lumpuh saat tidur. Ini kemungkinan besar agar Anda tidak membahayakan diri Anda sendiri ketika mengalami mimpi. Saat Anda tidur, kelenjar mulai mengeluarkan hormon yang menyebabkan Anda terlelap dan neuron mengirimkan sinyal yang untuk membuat tubuh Anda santai, yang kemudian berubah menjadi lumpuh.

2. Rangsangan eksternal bisa masuk dalam mimpi kita
Ini mungkin sering Anda rasakan. Ketika ada suara dari luar yang masuk ke dalam mimpi Anda dan membaur begitu saja dengan perasaan Anda dalam mimpi.

3. Orang yang berhenti merokok memiliki mimpi yang lebih jelas
Orang yang berhenti setelah merokok pada waktu yang lama melaporkan bahwa mereka memiliki mimpi yang jelas seperti pengalaman yang nyata. Menurut Journal of Abnormal Psychology, di antara 293 perokok yang berhenti selama satu hingga empat minggu, 33% mengatakan bahwa mereka bermimpi sedang merokok. Dalam kebanyakan mimpi, subyek yang kedapatan sedang merokok dalam mimpinya merasakan emosi negatif seperti panik dan bersalah. Bermimpi tentang merokok adalah hasil dari pengurangan tembakau, karena 97% subyek tidak memimpikannya saat merokok dan baru memimpikannya pada saat mereka tidak merokok.

4. Hal-hal dalam mimpi adalah simbol

Jika Anda memimpikan tentang suatu hal, maka belum tentu mimpi itu benar-benar mengenai hal tersebut. Mimpi berbicara dalam bahasa simbol. Otak bawah sadar mencoba membandingkan mimpi Anda dengan hal lain yang sama. Ini seperti membaca puisi di mana kata-kata yang digunakan memiliki makna simbolis.

5. Tidak semua mimpi berwarna
Sekitar 12% orang memiliki mimpi dalam hitam putih, meskipun mereka tidak buta warna. Mimpi yang dialami seseorang juga seringkali memiliki tema, misalkan mengenai situasi tertentu di sekolah, mimpi berlari, bersantai, jatuh, berfantasi seksual, terbang, kecelakaan mobil, atau gagal dalam ujian. Meskipun begitu, masih tidak diketahui apakah efek mimpi mengenai kematian atau kecelakaan lebih berdampak pada orang dengan mimpi yang berwarna atau hitam putih.

6. Kita hanya bermimpi mengenai hal yang kita ketahui
Mimpi kita seringkali dipenuhi karakter yang tidak kita ketahui dan memainkan peran-peran tertentu. Otak kita tidak mengarang karakter-karakter tersebut. Itu adalah orang asli yang ada di dunia nyata dan pernah Anda lihat. Lalu bagaimana mereka bisa ada dalam mimpi Anda? Otak bawah sadar kita merekam semua bentuk wajah dan menyimpannya. Mungkin Anda sudah lupa ketika wajah orang itu muncul dalam mimpi Anda.

7. Mimpi bisa mencegah kegilaan
Dalam penelitian baru, murid yang selalu terbangun pada saat bermimpi mengalami kesulitan berkonsentrasi, halusinasi, dan tanda-tanda kegilaan setelah tiga hari. Ini baru berhenti ketika dia memaksimalkan fungsi tidur REM-nya dengan tidur nyenyak dan bermimpi dengan wajar.

8. Semua orang bermimpi
Semua orang bermimpi, kecuali mereka yang mengalami kelainan psikologis. Namun pria dan wanita memiliki perbedaan mimpi dan perbedaan reaksi fisik terhadap mimpi. Pria seringkali bermimpi mengenai pria lain, sementara wanita cenderung bermimpi tentang pria dan wanita secara setara. Namun ketika mimpi mereka berkaitan dengan aktivitas seksual, keduanya bereaksi dengan sama.

9. Anda melupakan 90% mimpi Anda
Ketika Anda terbangun selama lima menit, Anda akan lupa setengah dari mimpi Anda. Dan dalam 10 menit, Anda sudah melupakan 90% mimpi Anda. Seorang penyair pernah menulis puisi mengenai mimpinya, ketika di tengah-tengah menulis, dia sudah lupa pada mimpinya. Puisi tentang mimpi itu tak pernah selesai hingga sekarang.

10. Orang buta juga bermimpi
Orang yang tidak buta sejak lahir akan bermimpi seperti orang biasa. Karena pada dasarnya mereka bisa melihat. Namun orang yang mengalami kebutaan bawaan sejak lahir juga bermimpi, walaupun tidak dalam bentuk visual. Mimpi mereka berisikan suara, bau, sentuhan, serta perasaan. Memang susah jika dibayangkan oleh orang normal. Namun orang buta juga mengalami mimpi sesuai dengan apa yang dirasakan oleh indera mereka yang masih aktif.

Comments
0 Comments

0 komentar:

Poskan Komentar